Jelang Perpisahan

perjalanan waktu t’rus hantui jiwa
laju kepak sayap makin tenggelamkan raga
dalam tumpuk galau perpisahan
jauhkan s’gala dari kenangan tak terlupakan

gundah..
takut…
duka…

serangkai rasa bayangi sukma
menyapa tak bertatakrama
merasuk diri jatuh dalam peluk sang gaulana
hadang bahagia tuk menyata

riak ombak menghempas menghampa
menyeret tuk masuk ruang asing tak tertata
yang diri tak menahu adana
buat gelisah kan terpojok di sudut luka

bayang ke depan semakin takut tuk diangan
kenangan lalu semakin sukar
tuk tinggalkan
sedu tangis mengalir memilu
memecah hening ketenangan kalbu

berhasrat tuk perlambat detik yang berlalu
mengulang kisah simpony tak berlagu
melayang…mengangkasa
hingga tak temu oleh waktu
penghalang hati tuk abadi

jelang perpisahan…
raga tak sanggup berucap kata
nurani tak kuasa menolak segala
ciut pula hati tuk meratap duka

menyadar takdir t’lah tercipta
tegores dalam garis nasib tak terelak
dari sang pencipta…Tuhan Yang Mahakuasa
menyakinkan s’gala
pasti tertuang hikmah-Nya

Diterbitkan di: on Maret 2, 2008 at 4:11 am Komentar (8)

Sosok Yang Hilang

Dari sudut ruang terlihat sosok yang sangat indah di pandang mata, bahkan senua mata yang ada di sekitarnya.
*Dia* membuat kagum semua orang, sosok yang indah, otak yang patut diancungi jempol, sikap yang santun, dan selera homor yang tinggi.
Tersirat pertanyaan dalam benak ku *apa yang kurang dalam dirinya?* bukankah tidak ada yang sempurna di dunia ini?
Pertama kali melihat, perhatian selalu tertuju pada *Dia*, senyum yang manis, tawa yang lepas, canda yang ceria, dan wajah yang ceria, itulah yang terlihat oleh pandangan mata ku.
Pertanyaan yang sama muncul lagi, *apa yang kurang dalam dirinya ?* bukankah tidak ada yang sempurna di dunia ini ?
Suatu ketika, sosok yang ku kagumi mengalami perubahan yang sangat mengejutkan, sosok yang sangat indah dipandang mata berbalik jadi sosok yang sangat memprihatinkan.
Penampilan yang urakan, wajah yang muram, dan mata sayu dan hampir meneteskan air mata, itu lah kini yang terlihat oleh pandangan ku.
Apa yang terjadi pada *Dia* ? *dalam hati* pertanyaan itu sangat ingin aku lontarkan, dan ku arahkan pada *Dia*. Tap,.. tak mungkin….
Hingga kini sosok yang sangat indah itu tak nampak lagi…
entah kemana perginya ? apa sebabnya?
 Pertanyaan dalam hatiku yang tak mungkin akan terjawab.
Namun, dari munculnya pertanyaan itu, dapat menjawab pertanyaan ku sebelumnya. *apa yang kurang dalam dirinya ?* bukankah tidak ada yang sempurna di dunia ini ?
Diterbitkan di: on Februari 27, 2008 at 7:28 am Komentar (3)

welcome….

Rasa kangens buangets :-) untuk nulis lagi di sebuah buku harian yang keren abiz sederhana.. yang tdak laenand tidak buakn adalah nazel0612.wordpress.com akhirnya terwujud.

setelah lama vakum karena sesuatu dan lain hal, ya~kira-kira 8 bulan ghitu dech..

Uch…akhirnya aku bisa menjernihkan kolam pikiran yang penuh dengan ikan laut yang telah membusuk. *ko ga nyambung ya ?*

Diterbitkan di: on Februari 21, 2008 at 3:31 am Komentar (1)

Untukmu yang Terindah

Lelah sudah waktuku untukmu

Kini waktuku pergi darimu

Lelah sudah langkah cahayaku

Hingga tak ada jalan untukku

Banyak hal kau ajarkan untukku

Banyak hal pula kau abaikkan dariku

Muka manis kau beri untukku 

Muka masam kau dapat dariku

Kebaikkan kau tebar untukku

Keangkuhan kau dapat dariku

Kini kau lelah untukku

Hingga tak ada cahaya di hatimu

Hanya kehinaan yang terpancar dariku

Hingga tak ada kemuliaan untukku

Biar jadi kenangan untukku

Semua waktu darimu

Terima kasih dariku

Untukmu yang terindah di hatiku 



Diterbitkan di: on Juni 4, 2007 at 4:36 am Komentar (0)

Tak selalu Indah

cerita cinta dua insan yang berbeda

mencoba untuk ikatkan hatinya

segala keraguan tak memupus harap

demi terwujudnya sebuah mimpi

hingga badai menghepaskannya

robohkan cintaku dengannya

sesaat kuterdiam memikirkan kita

renungkan dengan apa yang terjadi

mungkinkah kenyataan tak selalu indah

seindah rasa cintaku padamu

hingga angin menyapukannya

runtuhkan hatiku hatinya

aku akan setia

untukmu yang kucinta

tak akan pernah berubah

sayang ku kepadamu

aku tetap menunggu sekuat raga ini

sampai berakhirnya waktuku…

sampai berakhirnya waktuku..

Diterbitkan di: on Juni 2, 2007 at 1:50 am Komentar (2)